Senin, 07 Desember 2009

Gerakan Koin Peduli Prita Mulyasari

Hingga hari ketiga, Senin kemarin, aksi koin peduli Prita Mulyasari baru mengumpulkan koin senilai Rp2,5 juta. Namun, jumlah itu melonjak drastis menjadi Rp18 juta hingga Selasa (8/12/2009) siang ini. (okezone.com)


Lokasi-lokasi pengumpulan Koin Peduli Prita atau Koin untuk Keadilan itu tersebar di beberapa lokasi di tanah air. Seperti ditulis Koinkeadilan.com, Selasa 8 Desember 2009, ada 15 lokasi yang dapat digunakan untuk pengumpulan koin.


Situs Koinkeadilan.com sendiri merupakan salah satu simpul informasi dukungan terhadap Prita Mulyasari. Jadwal pengumpulan koin juga sudah tertera jelas.


Berikut ini lokasi titik pengumpulan koin per 8 Desember 2009, pukul 11.44 WIB:


Koin Keadilan:
1. JAKARTA: Wetiga (Warung Wedangan W-Fi), Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Sore sampai dini hari (Minggu tutup)
2. BANDUNG: Tobucil & klabs, Jalan Aceh 56 Bandung 40113 t/f. +62 22 4261548 atau  kontak; Wiku Baskoro – 022-4261548. Jam 9 pagi hingga jam 8 malam.
3. BANDUNG: Yayasan kalyANamandira Jalan Klininingan III 9B Buahbatu – Bandung t/f. +62 22 7323303 kontak Ijul, Zamzam & Erus. Peta & foto
4. YOGYAKARTA: ANGKRINGQ Cafe, Jalan Pandega Satya Nomor 10 Kaliurang Km 5,3 Yogyakarta t/f. +62 274 586266 atau kontak; Fachry – 0817441165 & Nana – 081804166735. Jam 10 pagi hingga jam 11 malam
5. YOGYAKARTA: Female Radio Jogja, Jalan Yos Sudarso 27A, Kota Baru – Yogyakarta atau kontak Dian Purnomo – 081326151767
6. BALI: SLOKA institute, Jalan Noja Ayung 3 Gatsu Timur – Denpasar atau kontak Luh De Suriyani – 08123986124, Selasa – Jumat  jam 10 pagi hingga 4 sore
7. SAMARINDA: Warnet Groovy, depan STMIK WICIDA, Jalan M. Yamin 80 RT 28 – Samarinda atau kontak Adam Febrianata – 085246811220
8. PALEMBANG: Sriwijaya FM, Jalan Kasnaryansah 66 Palembang atau kontak Sekar – 08197870878 & Arie – 08117101090


Koin Peduli Prita:
9. JAKARTA: Markas Sehat – 71284653, Komplek PWR no 60 Jatipadang, Ragunan, Jakarta Selatan
10. SAWANGAN: Samsul NA : 0818-769284, Puri Anggrek Mas Blok D 2 no 4 Pancoranmas, Sawangan, Depok
11. BINTARO: Esti Gunawan : 0811 101497, Cimandiri V blok FF1 No. 36 Bintaro Jaya, Banten
12. SERPONG: Albert/Ria – 0811873004, Jl Raya Kelapa Sawit BD 12 No 22, Gading Serpong
13. JAKARTA: Lia – 081318877223, Jl Balimatraman, Al-Ikhlas II no.21 TR14/05, Manggarai Selatan, Tebet
14. BOGOR: Della Najla – Hp : 081513162427, Jl. Pekojan no. 45, Empang, Bogor
15. TANGERANG: Heni Nuraina – 08128085617, Medang lestari D III B 103, Tangerang


Jumat, 27 November 2009

Ketahuilah Perubahan-Perubahan Pada Tubuh Pasca Melahirkan


Pada awa-awal pasca melahirkan kondisi rahim masih tetap membesar selama beberapa minggu. Kondisi otot perut dan kulit masih teregang bersama otot pelvis dan semuanya membutuhkan waktu yang agar kembali pada kondisi semula. Dalam hal ini diperlukan olah raga postnatal kira-kira seminggu pasca melahirkan guna menguatkan otot-otot dan mengembalikan ke bentuk semula. Selain itu menyusui juga dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi tubuh, karena menyusui menyebabkan rahim berkontraksi dan mempercepat kembalinya ke ukuran normal.


Pada hari pertama atau kedua pasca melahirkan, anda akan sering buang air kecil hal ini dikarenakan tubuh membuang cairan ekstra yang tersimpan selama sembilan bulan terakhir. Namun di sisi lain, terjadi peningkatan keluarnya keringat dan rasa haus, kondisi ini terjadi ketika tubuh sedang bekerja keras dalam memproduksi air susu. Oleh karena itu sangatlah penting bagi wanita yang baru saja melahirkan untuk memperbanyak minum cairan guna menggantikan cairan yang hilang tersebut.


Pasca melahirkan payudara akan terasa lebih penuh, lebih hangat, lebih berat dan lebih lunak hal ini dikarenakan terisinya payudara oleh air susu yang dipersiapkan guna menyusui. Rasa berat dan panas pada payudara biasanya mereda setelah didapat jadwal menyusui yang teratur


Melahirkan kemudian mengurus bayi dan perubahan besar pada tubuh dapat membuat seorang wanita merasa sangat letih. Keperluan tubuh akan kesempatan beristirahat baik secara fisik dan emosional sangat dibutuhkan. Selain itu perubahan yang sifatnya hormonal dapat menyebabkan wanita yang habis melahirkan merasa jiwanya tertekan.


Perubahan Emosional


Pada minggu-minggu pertama pasca melahirkan, 70% hingga 80% wanita mengalami suatu tingkat perubahan emosional yang biasa disebut “baby blues” atau dengan kata lain rasa sedih pasca melahirkan. Baby Blues disebabkan oleh perpaduan antara keletihan, kegelisahan dan perubahan tingkat hormon pada tubuh wanita pasca melahirkan. Gejala baby blues dapat terlihat ketika seorang wanita yang habis melahirkan sering merasa sedih dan menangis, kurangnya rasa keibuan yang muncul, sering gelisah dan resah serta seringnya dihantui ketakutan akan tanggung jawab yang harus dipikul terhadap bayi yang baru saja dilahirkan. Rasa cemas akan kekhawatiran tidak mampunya dirinya menjadi seorang ibu yang baik bagi anaknya, khawatir akan masa depan anaknya juga merupakan pertanda seorang wanita mengalami baby blues.


Semua perasaan tersebut adalah wajar, walapun kadang serasa menakutkan, namun perasaan tersebut hanyalah sementara dan akan menghilang dengan sendirinya. Perbanyaklah istirahat dan carilah dukungan khususnya dari suami anda tentang kondisi ini. Jangan biarkan perasaan di atas terus dibiarkan berlarut-larut, jika hal ini dibiarkan maka seorang wanita akan masuk ke dalam tahap depresi berikutnya yang disebut depresi postpartum. Jika kondisi ini terjadi, maka penanganan haruslah dilakukan oleh psikiater dan ahli psikologi.


Selasa, 24 November 2009

Test Kehamilan

Hi, Bu bidan salam kenal ya….saya mau tanya nih????
pertama saya sudah telat haid 2 minggu, waktu saya telat 1 minggu saya mencoba untuk tes kehamilan menggunakan test pack tapi hasilnya negatif, selanjutnya setelah 2 minggu telat saya mencoba lagi dengan merk test pack yg sama tapi hasilnya tetap negatif, saya melakukan tes sesuai caranya, yg ingin saya tanya:
1. berapa hari setelah telat haid sebaiknya melakukan tes dengan test pack?
2. apakah saya hamil meskipun hasil tesnya negatif, karena akhir2 ini saya merasakan gejala kehamilan?
3. apa keputihan yg saya alami normal Bu, saya mengalaminya kurang lebih 1 bulan terakhir?


terima kasih sebelumnya ya Bu Bidan…smile


(Ira Wulandari)


Tanggapan:


Dear Ira,


1. Inti test kehamilan adalah untuk mengetahui kadar HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yaitu suatu hormon yg dihasilkan plasenta saat kehamilan yg akan meningkat dalam urin dan darah seminggu setelah konsepsi. jadi sebetulnya seminggu sesudah terlambat haid, alat test kehamilan dapat mendeteksi tanda-tanda kehamilan. Tapi memang hal itu salah satunya tergantung dari sensitivitas alat test tersebut. saran kami coba ganti dgn merk lain yang memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi dan juga lakukan test kehamilan dua minggu kemudian.


2. Tidak mungkin terjadi kehamilan kalau hasil test negatif. Yang ada mungkin sudah hamil tapi belum terdeteksi. Jikalau selama 2-3 bulan tidak mengalami haid, tapi hasil test masih tetap negatif, lebih baik perikasakan segera ke dokter, takutnya ada penyakit lain seperti myoma uteri dll.


3. Selama keputihan  tsb tidak berbau, tidak berwarna dan jumlahnya tidak berlebihan serta tidak menyebabkan terjadi gatal2 yang menyebabkan iritasi maka keputihan tsb normal2 saja. Tapi lebih baik lakukan pengobatan, jangan dibiarkan berlarut-larut. Ada artikel yang dapat membantu anda mengenai keputihan ini:
https://dennypedia.com/Awas-Keputihan-bisa-Mengakibatkan-Kematian-dan-Kemandulan


Demikian Ira semoga bisa membantu.


Terimak kasih


Sabtu, 21 November 2009

Tips Nyaman Saat Proses Persalinan


Mudah atau sulitnya suatu proses persalinan tergantung oleh banyak faktor, salah satunya adalah ibu hamil cukup pengetahuan untuk menghadapi persalinan, kesehatan yang cukup baik, dan dukungan yang cukup dari berbagai pihak, serta adanya perasaan nyaman saat melahirkan. Dalam artikel ini kami mencoba memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil yang dapat membantu memberikan rasa nyaman pada saat akan menjalani proses persalinan. (Baca juga: Persiapan persalinan)


Mengatur Posisi


Carilah posisi yang paling nyaman sesuai dengan waktunya dan perhatikan perbedaan tentang cara ibu hamil mengatasi nyeri persalinan. Pada tahap awal, ketika kontraksi relatif masih ringan usahakan untuk berjalan, duduk, bergoyang atau berendam. Dengan meningkatnya kontraksi, duduk, bergoyang (di kursi goyang) atau berbaring kerap kali merupakan hal paling nyaman. Rasa nyeri yang paling berat adalah pada punggung (sakit punggung), dan ini sering bisa diredakan dengan duduk tegak, dengan lengan memeluk pendamping, atau dengan mengambil posisi merangkak. Posisi perlu dirubah-rubah selama proses persalinan, hal ini baik untuk memperbaiki peredaran darah dan membantu pencegahan kelelahan otot. (Baca juga Memilih Nama bayi perempuan dan nama bali laki-laki)


Titik Pusat Perhatian


Bawalah sesuatu dari rumah sebagai titik pusat perhatian secara visual selama kontraksi. Foto atau gambar yang membuat pikiran menjadi tenang merupakan pilihan yang baik. Sering kali sangat besar manfaatnya mendengarkan musik dengan lagu-lagu kesayangan anda. Banyak ibu hamil tidak menggunakan titik pusat perhatian, lebih suka memejamkan mata atau memusatkan perhatian pada penolong persalinan. Tetapi anda mungkin akan mendapat rasa nyeri berkurang ketika anda mengalihkan perhatian ke titik pusat perhatian, maka pilihlah salah satu untuk menyertai anda dalam proses persalinan.


Kompres


Pada awal persalinan kehangatan terasa lebih nyaman pada otot yang bekerja keras. Gunakanlah waslap yang dicelupkan dalam air hangat dan letakkan pada punggung, leher, atau perut. Kemudian setelah mulai kontraksi pada tahap transisi atau ketika mengedan membuat ibu hamil merasa kepanasan, lakukan kompres dingin pada dahi dan perut akan terasa menyejukan . Kompres ini harus sering diganti


Pijatan


Pijatan pada otot kerap kali akan sangat efektif dalam proses persalinan. Ini terutama sangat membantu dalam mengurangi sakit punggung dan membantu otot untuk relaksasi dari ketegangan pada akhir kontraksi. Karena pijatan hanya baik kalau terasa enak dan nyaman, maka ibu hamil dan pendampingnya perlu berkomunikasi mengenai bagian mana yang terasa nyaman kalau dipijat dan mana yang tidak. Tapi ada juga beberapa ibu hamil dalam proses persalinan ada yang sama sekali tidak mau disentuh, namun meskipun demikian mereka masih memerlukan dukungan emosional.


Sering sekali ibu hamil sangat menderita oleh nyeri persalinan di daerah punggung bagian bawah. Kalau hal ini terjadi tekanan yang kuat dan tetap terasa paling enak diberikan dengan ibu jari atau pangkal telapak tangan di tengah di atas pantat.


Usapan atau Sentuhan


Banyak ibu hamil dalam proses persalinan merasa berkurang rasa nyerinya karena sapuan lembut pada perut selama kontraksi. Hal ini bisa dilakukan sendiri oleh ibu hamil sendiri atau pendampingnya. Gunakanlah satu atau dua tangan, kemudian sapulah permukaan perut dengan ujung jari secara lembut. Pergerakannya melingkari di sekeliling pusar.


Menjaga Mulut Tetap Basah


Ketika proses persalinan berlangsung, mulut dan bibir akan terasa kering karena nafas yang berat selama kontraksi. Es batu atau minuman segar bisa membantu menyejukkan mulut dan memberikan sedikit gula guna menambah energi.


Berikut video yang menggambarkan mengenai artikel ini:


https://dennypedia.com/index.php?/Video/Video-Persalinan/Posisi-Posisi-Persalinan


Pahlawan dan Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga (IRT) berpeluang melahirkan dan menjadi pahlawan. Dalam koridor emansipasi dan kesamaan jender, pahlawan yang dilahirkan bisa lebih banyak dan berkualitas. Ia bisa menggugat bukan hanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), melainkan juga perolehan hasil usaha pasangannya yang tidak wajar. Bisa juga ia menolak untuk bekerja di luar rumah ketika anaknya masih menyusui dan perlu pengasuhan.


Mungkin ini “ilusi” bila yang terjadi justru IRT “bosan” dengan statusnya yang dipandang “hina” dan kurang penghargaan sehingga menuntut bekerja di luar rumah dengan banyak meninggalkan anaknya. Padahal, bisa jadi statusnya diperlukan membangun generasi tangguh.


Intelektualitas IRT tampak semakin penting di era kemajuan peradaban seperti disampaikan almarhum KH Rusyad Nurdin pertengahan 1988. Fenomena yang ada memerlukan penjelasan yang dapat diterima nalar dan dipatuhi anak. Banyaknya kasus aliran sesat, anak yang menjadi pelaku ataupun korban kejahatan perlu dipandang sebagai upaya sistematis merobohkan konstruksi generasi bangsa.


Banyaknya ibu yang “gemar” menciptakan kegiatan di luar rumah untuk bisnis, karier, arisan, PKK, atau Dharma Wanita diharapkan tidak bersifat permanen agar tidak memudarkan “aura” IRT sebagai sosok mulia. Bisa jadi ketika masih belum punya anak, atau anaknya sudah dewasa kegiatan tersebut menjadi bagus. Sewaktu buah hati lahir dan merangkak besar, meninggalkan rumah bersama anaknya bisa mempererat ikatan keduanya sekaligus untuk refreshing dan tidak kurung batok. Namun, ketika dilakukan secara rutin, perlu ada kesepakatan baru di rumah tangga.


Mengubah “image”
IRT merupakan pekerjaan mulia yang kesadarannya datang terlambat. Secara nasional, ada Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan yang bisa menempatkan perempuan sesuai struktur dan kultur yang ada. Sebagai komunitas terkecil, keluarga bermotorkan ayah dan ibu. Ketika tugas mencari rezeki di pundak ayah, mengasuh anak bertumpu pada pundak ibu.


Dipilihnya ibu, tentu tidak lepas dari hubungan emosional terdekat dengan figur yang mengandung, melahirkan, dan menyusui. Hubungan emosional yang terus dibina dan dikembangkan dengan kapasitas intelektual yang memadai akan menjadikan seorang ibu mampu mendampingi, membentengi, dan memberikan solusi bagi persoalan yang dialami anak-anaknya.


Perkembangan anak secara psikologis ataupun biologis tidak bisa dibiarkan tanpa pengasuhan. IRT tentu saja tidak boleh kalah oleh banyaknya kelompok relawan yang mendeklarasikan diri sebagai pendamping anak ataupun remaja. Keberhasilan melakukan pendampingan diindikasikan dengan semakin banyaknya perilaku anak remaja yang saleh dan berkurangnya perilaku salah. Pertumbuhan jumlah anak remaja saleh yang semakin besar akan mendorong terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang baldatun thoyyibatun warrabun ghafur. Kehidupan semacam ini akan mempercepat juga pencapaian keadilan dan kemakmuran bangsa.


Barangkali IRT bukan “penganggur” dengan daster lusuh. Ketika dahulu ibu “dusun” melahirkan pahlawan, mestinya kini lebih banyak pendidikan yang semakin baik. Peran pemerintah menjadi sentral melalui program pemberdayaan perempuan. Sejarah pun menunjukkan bahwa IRT menciptakan pekerjaan yang dapat dilakukan sambil mengasuh anak melalui bercocok tanam. Konsep ini makin bertebaran dalam kehidupan modern di perkotaan, tinggal mengemas dan memanfaatkannya.


Mempersandingkan aktivitas suami-istri tentu lebih bermakna ketimbang mempersaingkan keduanya. KDRT mungkin saja lahir dari konsep “saing”, bukan “sanding”. Saling tuding atas kesalahan anak juga lahir darinya. Uang banyak dengan cara yang tidak halal bisa menjadikan asupan gizi anak tidak baik untuk pertumbuhan mental. Bila bangsa ini dijejali dengan anak yang bermental tidak sehat, apa kata dunia!


Anggota keluarga yang dimotori IRT perlu mempertanyakan sumber uang yang dibawa suaminya yang pejabat negara. Korupsi dan manipulasi uang rakyat dapat dicegah jika setiap IRT rewel dalam hal yang satu ini. Bisa jadi semua pejabat yang menzalimi, menguras uang rakyat atau jatah hidup bawahannya akan segera sadar bila IRT bertindak seperti itu.


Sentripetal-sentrifugal
Mendorong IRT mengasuh anak adalah tugas bersama. Pemberdayaan perempuan tentu tidak terlepas dari konteks tersebut. Perusahaan yang melarang suami-istri bekerja di sana bisa dikembangkan lagi. Banyak suami memilih berhenti bekerja untuk mengasuh sambil mengembangkan bakat pribadinya, seperti Bapak Ramadhan KH dan juga yang banyak dilakukan istrinya. Kondisi seperti ini perlu didukung pemerintah melalui insentif finansial, sosial, ataupun moral. Penghargaan semacam itu perlu diberdayakan di seluruh lini yang ada. Suami tidak perlu bangga dengan istri yang bekerja menyaingi dirinya, demikian sebaliknya, atau tidak boleh menghina istri ataupun suami yang berstatus IRT.


Terserah siapa yang mau jadi pahlawan. Yang lebih penting lagi adalah kesadaran menghargai pahlawan. Penghargaan yang dimaksud bukan dengan mengunjungi makamnya, melainkan teladan yang baik ketika ia hidup perlu “dilestarikan”, sementara yang ditinggal belajar darinya. Ketika posisi ini diambil alih IRT, “jenderal” pun harus takzim kepadanya seperti Nagabonar. Dengan kelemahlembutan IRT, anak mendapat asah, asuh, dan asih dengan segenap jiwa raganya. Jika setiap IRT seperti itu, mungkin tidak ada cerita geng motor yang brutal, anak pelaku kejahatan, atau koruptor yang bicaranya tulus tetapi hatinya bulus.


Pemerintah perlu mendorong kegiatan PKK ataupun Dharma Wanita untuk tidak berlomba menciptakan kegiatan sosial yang berujung sok-sial karena tugasnya sebagai IRT jauh lebih mulia ketimbang kegiatan sosial itu sendiri. Keberdayaan IRT dalam mengasuh anak akan menjadikan lingkungan sosial sehat bagi banyak pejabat negara agar amanah dalam bertugas. Bisa saja pemerintah memilih pejabat dari keluarga dengan IRT yang baik dan sederhana, bukan dari yang royal dan arogan. Semoga banyak lahir pahlawan di negeri tercinta ini. Pahlawan dan Ibu Rumah Tangga


Oleh Asep Sumaryana
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0711 … /29635.htm


HPZ9F4ETA7TC


Sabtu, 24 Oktober 2009

Persalinan Prematur

Persalinan prematur adalah persalinan sebelum kehamilan memasuki pekan ke-37 atau ke-38. Persalinan prematur meningkatkan kemungkinan komplikasi medis bagi bayi, terutama masalah pernafasan, oleh karena itu diperlukan adanya pernafasan buatan atau perawatan intensif. Dengan demikian, maka penting bagi para ibu hamil untuk waspada terhadap tanda-tanda persalinan prematur sehingga bisa sesegera mungkin untuk segera ditangani oleh medis.

Ada beberapa persalinan prematur yang tidak diketahui penyebabnya pada beberapa kasus kehamilan. Namun ada beberapa hal yang membuat persalinan prematur mungkin terjadi, termasuk persalinan prematur sebelumnya, sakit kronis yang diderita ibu hamil, komplikasi kehamilan tertentu, dan kehidupan ibu hamil yang penuh dengan tekanan jiwa.

Selain mengetahui faktor penyebab persalinan prematur, yang lebih penting bagi ibu hamil adalah waspada terhadap tanda-tanda persalinan prematur, yaitu:



  • Kram seperti ketika datang bulan atau rasa sakit pada punggung.

  • Kram perut, dengan atau tanpa diare.

  • Kontraksi rahim yang teratur dengan jarak waktu sepuluh menit atau kurang dan kontraksi ini tidak harus terasa sakit.

  • Rasa tertekan pada perut bagian bawah, terasa berat atau seperti bayi yang mendorong ke bawah.

  • keluar air atau cairan lainnya dari vagina.


Kalau anda memiliki tanda-tanda persalinan prematur, kami anjurkan anda berbaring miring selama satu jam. Selagi beristirahat, minumlah dua atau tiga gelas air atau sari buah. Kerap kali dengan beristirahat dan minum cairan, gejala-gejala persalinan prematur dapat mereda. Namun jika dalam satu jam tanda-tanda tersebut tidak berkurang, sebaiknya anda segera ke Rumah Sakit. (Baca juga: Tanda mau melahirkan)


Jikalau anda mengalami persalinan prematur, maka anda perlu pergi ke rumah sakit di bawah perawatan dokter. Dokter akan meminta untuk berbaring miring di tempat tidur. Kontraksi akan diamati dan dicatat. Dokter biasanya akan membicarakan dengan anda keuntungan dan resiko menghentikan upaya persalinan serta kemungkinan komplikasi bagi bayi. Kemudian dokter akan memutuskan menggunakan pengobatan untuk berusaha menghentikan upaya persalinan. Sayangnya, obat untuk menghentikan upaya persalinan prematur tidak selalu berhasil. Kalau upaya persalinan tidak berhenti, atau jika dokter memutuskan lebih baik tidak menghentikannya, kemudian upaya persalinan akan dimonitor dengan alat elektronik dan anda akan melahirkan dalam ruangan yang diberi perlengkapan untuk stabilisasi bayi yang baru lahir. Mungkin seorang dokter anak akan disiagakan untuk merawat si bayi.

Kamis, 01 Oktober 2009

Tips Kehamilan Trimester Ketiga

Berikut tips yang dapat dilakukan ibu hamil ketika kehamilannya menjelang kehamilan trimester ketiga dan tips menghadapi proses persalinan:






    • Jangan terlalu banyak makanan berkadar garam tinggi karena dapat menyebabkan kejang-jekang di kaki akibat penumpukan garam yang menyumbat aliran darah di darerah kaki.

    • Jika tidur, sebaiknya ambilah posisi menyamping, terutama menyamping ke sebelah kiri. Hal ini membantu dalam melancarkan peredaran darah ibu hamil

    • Lakukan olahraga seperti berolah raga atau berenang untuk menghindari kram-kram.

    • Hindari ibu hamil mengalami perubahan suhu tubuh yang terlalu drastis. Pada masa ini pembuluh darah ibu hamil berada pada titik kepekaan yang berlebihan sehingga menjadi sensitif. Kondisi ini dapat membuat ibu hamil menjadi cepat lelah.

    • Jika terasa ingin selalu buang air kecil, jangan pernah menahannya, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi pada saluran kandung kemih.

    • Ibu hamil lebih baik melakukan aromaterapi atau relaksasi agar jiwa dan perasaan ibu hamil tenang menghadapi persalinan

    • Perbanyaklah istirahat untuk menyimpan energi menjelang persalinan.

    • Lakukanlah pijatan-pijatan ringan dan lembut di seputar kaki. Pijat menggunakan ibu jari setipa malam




Tips Menjelang Persalinan







    • Mulailah melakukan persiapan mental dan fisik guna menghadapi proses persalinan. Persiapan ini sangat penting, terutama bagi calon ibu yang akan melahirkan untuk pertama kalinya dan ingin melahirkan secara normal. Dengan kesiapan mental, calon ibu dipastikan memapu melewati persalinan dengan rileks dan penuh pemahaman akan apa dan mengapa hal tersebut harus terjadi.

    • Bersiaplah mengalami kontraksi pada hari-hari menjelang persalinan.

    • jangan panik bila ibu hamil mengalami kontraksi dini yang berlangsung beberapa menit lalu mereda atau menghilang. Namun jika kontraksi ini disertai dengan keluarnya cairan, baik cairan bening maupun darah, segeralah menghubungi dokter atau bidan atau segera pergi ke rumah sakit

    • Jangan panik jika tiba-tiba air ketuban pecah saat ibu hamil sedang berdiri, karena jalan lahir akan otomatis tertutup oleh berat badan bayi. Segeralah hubungi dokter atau bidan atau pergi ke rumah sakit.





Hasil Live Draw Cambodia Tercepat

 Togel Cambodia - hasil pengeluaran togel cambodia tercepat,togel live draw cambodia,hasil pengeluaran cambodia.