Rabu, 29 Desember 2010

Inisiasi Dini Sesaat bayi Baru Lahir

 apa yang pertama yang harus dilakukan baik oleh pembantu persalinan maupun si ibu itu sen Inisiasi Dini Sesaat bayi Baru LahirSesaat setelah bayi anda baru terlahir ke dunia, apa yang pertama yang harus dilakukan baik oleh pembantu persalinan maupun si ibu itu sendiri? ya melakukan Inisiasi Dini. Apa gerangan yang dimaksud dengan inisiasi dini? merupakan suatu prosedur langkah awal yang harus dilakukan antar ibu dan bayi. Inisiasi dini dilakukan dengan cara membiarkan kulit ibu melekat pada kulit bayi (skin to skin) segera setelah persalinan. Kontak kulit ini dibiarkan setidaknya selama satu jam  atau sampai menyusui awal sekali.


Terdapat lima tahapan perilaku bayi sebelum menyusu. Pertama, dalam 30 menit pertama bayi akan istirahat siaga, sekali-kali melihat ibunya, menyesuaikan dengan lingkungan. Kedua, pada menit ke 30-40, bayi akan mengeluarkan suara, melakukan gerakan mengisap dan memasukan tangan ke mulut. Ketiga, bayi akan mengeluarkan air liur. Keempat, kaki bayi akan menekan-nekan perut ibu untuk bergerak kearah payudara, dan kelima, bayi akan menjilat-jilat kulit ibu, menyentuh puting susu dengan tangannya, menghentak kepala kedada ibu, menoleh kekanan dan kekiri, menemukan puting susu, dan menjilat, mengulum, membuka mulut lebar-lebar, dan melekat dengan baik. Ya, sebuah kebesaran Tuhan dimana bayi baru lahir sebetulnya sudah bisa mencari jalan sendiri untuk menemukan kehidupannya dimulai dengan mencari puting susu ibunya.


Biarkan ibu dan bayi berinteraksi dalam menit-menit pertama setelah bayi lahir. Ibu mendekap bayinya agar hangat, mengelus punggungnya dan menyajaknya bicara. Saat itu bayi tidak dipaksakan menyusu. Jangan cepat-cepat meletekan mulut bayi pada payudara ibu. Pada usia beberapa menit, bayi dapat merangkak kearah payudara ibu dan mencari-cari sendiri puting payudara ibu. Beberapa saat kemudian bayi akan mengangkat kepalanya, menoleh kekiri dan kekanan, kemudian dalam waktu kurang dari 25 menit bayi akan berusaha mencari puting susu ibunya


Inisiasi Menyusui Dini (IMD)


Seorang ibu yang baru melahirkan berharap akan menyusui bayinya setelah bayinya lahir. Inisiasi menyusui dini adalah memberikan kesempatan pada bayi untuk mulai menyusu segera setelah bayi dilahirkan. Begitu lahir, bayi tidak dipisahkan, tetapi langsung diletakan didada ibu. Bayi tidak dimandikan, hanya dikeringkan dengan cara diseka kecuali daerah tangannya, lemak putih pun masih dibiarkan menempel ditubuh bayi. Semua tindakan invasif pada bayi seperti suntikan dan pemberian vitamin ditunda dahulu.


Kadang bayi membutuhkan waktu sekitar setengah hingga satu jam untuk merangkak diatas payudara dan mulai menyusu. Berdasarkan pengalaman, bayi lebih suka “berjalan-jalan” diatas perut ibu, dan dia sebenarnya tidak siap menyusu segera setelah lahir. Jangan khawatir jika ini terjadi pada bayi Anda : dia akan menyusu jika telah siap.


Ketika menyusu, oksitosin akan dilepas. Oksitosin adalah hormon yang menyebabkan kontraksi, sehingga otot rahim akan berkontraksi seperti semula dan ukurannya kembali normal, sehingga dapat mengurangi pendarahan pasca persalinan.


Inisiasi dini dapat mengurangi stres pada bayi. Terdapat kemampuan kulit ibu untuk menyesuaikan suhunya dengan suhu yang dibutuhkan bayi. Bayi akan tampa lebih tenang, denyut jantungnya pun stabil. Selain itu, pemberian ASI pada jam-jam pertama dapat menekan  angka kematian bayi pada beberapa bulan pertama kehidupannya.


Kontak kulit dalam proses menyusui dini penting karena, pertama, dada ibu akan menghangatkan bayi dengan tepat, sehingga akan menurunkan angka kematian bayi akibat hipotermia (penurunan suhu tubuh). Kedua, ibu dan bayi merasa tenang. Ketiga, kulit ibu memindahkan bakteri kulit ibu ke kulit bayi. Dengan menjilat, bayi akan menelan bakteri, sehingga menyaingi bakteri ganas dari lingkungannya, sehingga bayi mempunyai daya tahan lebih tinggi. Keempat, jalinan kasih sayang antara ibu dan bayi akan terjalin lebih baik, karena bayi siaga dalam 1-2 jam pertama. Kelima, bayi mendapat kolostrum yang kaya antibodi, hal ini penting untuk pertumbuhan usus dan ketahanan terhadap infeksi. Keenam, dengan menyusui dini, bayi lebih berhasil menyusu secara eksklusif dan lebih lama disusui. Ketujuh, sentuhan, isapan,dan jilatan pada puting susu akan merangsang pengeluaran hormon oksitosin yang penting untuk meningkatkan kontraksi rahim pasca persalinan, sehingga mengurangi resiko pendarahan pada ibu, merangsang hormon lain sehingga secara psikologis membuat ibu merasa tenang, rileks, mencintai bayinya, meningkatkan ambang nyeri, dan merangsang ASI.


Inisiasi menyusui dini merupakan langkah awal untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayi. Suatu penelitian menyatakan bahwa angka kematian bayi menurun tajam pada bayi yang diberi ASI pada jam pertama kehidupannya. Kandungan ASI yang keluar pertama kali, yang disebut kolostrum, mengandung antibodi dan zat-zat penting bagi bayi. Dengan demikian bayi akan terlindung dari infeksi dan penyakit.


Inisiasi menyusui dini dapat membantu merangsang produksi ASI, sehingga meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Bayi yang lahir normal namun dipisahkan dari ibunya, ternyata 50% diantaranya tidak bisa menyusu sendiri. Bayi yang lahir dengan obat-obatan dan tidak dipisahkan dari ibu, tidak semua dapat menyusu, namun bayi yang lahir dengan obat-obatan atau tindakan dan dipisahkan dari ibunya, ternyata 100% tidak dapat menyusu sendiri.


Inisiasi Dini Pada Persalinan Casar


Apabila Anda melakukan operasi caesar dengan pembiusan secara spinal dan Anda tetap sadar, bayi yang lahir segera dikeringkan tanpa menghilangkan lemak yang menempel ditubuhnya(jika ada). Apabila kondisi peralatan memungkinkan, bayi ditengkurapkan diperut atau dada Anda, kemudian keduanya diselimuti. Bayi kemudian dibiarkan mencari sendiri puting susu ibu, dengan tidak memaksakan meletakan bayi keputing susu ibu.


Apabila dilakukan pembiusan (anestesi) umum, sang ayah dapat melakukan kontak kulit dengan kulit bayi saat menunggu ibu selesai operasi. Bila kontak ditunda, bayi dapat dimasukan kedalam inkubator. Inisiasi menyusui dini dapat dilakukan setelah kondisi ibu dan bayi stabil.


Inisiasi Dini Pada Persalinan Kembar


Jika persalinan berlangsung spontan, segera setelah lahir, bayi pertama diletakan pada kulit Anda, sampai Anda memulai proses persalinan kedua. Saat proses persalinan kedua berlangsung, bayi pertama dibiarkan kontak kulit dengan ayahnya. Kemudian keduanya diletakan tengkurap didada Anda untuk mendapat kontak kulit dengan kulit. Berikan bantuan apabila mereka menunjukan kesiapan menyusu.


Minggu, 26 Desember 2010

Panca Indera dan Refleks Bayi Baru Lahir

 mempunyai respons yang sangat terbatas dan Kita menganggap bahwa popok yang basah Panca Indera dan Refleks Bayi Baru LahirDahulu kita menganggap bayi baru lahir mempunyai respons yang sangat terbatas dan Kita menganggap bahwa popok yang basah, rasa lapar atau kolik adalah satu-satu nya hal yang dapat menimbulkan respons pada bayi. Kita percaya bahwa bayi tidak dapat melihat pada saat ia lahir dan ketika ia pada akhirnya dapat melihat, ia belum dapat membedakan warna. Kita juga beranggapan bahwa bayi tidak dapat mendengar saat lahir karena telinganya penuh berisi lendir dan cairan. Dan kita mengira bahwa bayi akan menjadi manja ketika kita menggendongnya setiap kali ia menangis. Sungguh kita telah memandang rendah bayi kita karena semua anggapan ini adalah mitos! Sesudah penelitian yang memakan waktu bertahun-tahun, kita sekarang mengetahui bahwa bayi baru lahir mempunyai kemampuan yang mengagumkan, beberapa diantaranya akan diuraikan berikut ini.


Penglihatan


Saat bayi tenang dan terjaga, ia dapat melihat pada objek yang jauhnya 17,5-45 cm. Penglihatannya pada saat lahir adalah 20/200 dan akan menjadi 20/20 sesudah 6 bulan kemudian. Bayi lebih suka memandang wajah-wajah manusia( khususnya mata), bentuk-bentuk bulat, warna-warna gelap, dan terang dengan kontras yang tinggi, pola-pola yang komplek, dan objek yang bergerak perlahan-khususnya yang mengkilap. Bayi Anda yang baru lahir dapat mengikuti objek yang bergerak perlahan dalam kurva 180 derajat diatas kepalanya (jika objek tersebut menarik perhatiannya).Beberapa bayi peka terhadap cahaya terang dan akan membuat matanya terbuka lebih lebar jika lampu diredupkan.


Pendengaran


Bayi sudah dapat mendengar sejak dilahirkan dan dapat bereaksi terhadap bunyi. Bayi memberi respons terhadap suara, khususnya dengan suara bernada  tinggi (itulah mengapa orang sering secara tidak sadar menaikan nada suaranya jika berbicara kepada bayi). Bayi Anda dapat mendengar detak jantung Anda, suara Anda, suara pasangan Anda dan suara internal dan eksternal lainnya sewaktu ia masih berada didalam kandungan.Ia akan menjadi tenang atau terjaga jika mendengar suara-suara atau bunyi yang dikenalnya (jika Anda memeluk erat dan berbicara kepadanya) atau ketika ia mendengar bunyi yang mirip seperti bunyi mesin cuci, atau musik tertentu. ia juga akan menjadi terkejut jika mendengar suara yang keras dan mendadak.


Penciuman


Bayi anda sudah mempunyai indera penciuman, dalam beberapa minggu pertama, ia akan mengenali berbagai bau yang berbeda dan bahkan dapat mencium perbedaan antara susu dari ibunya atau susu orang lain. Pada kenyataannya bau susu yang keluar dari payudara Anda sewaktu Anda menggendongnya akan merangsang bayi untuk mengulum dan menghisap payudara.


Pengecap


Bayi bereaksi terhadap rasa manis, asam, pahit dan asin dan sering kali lebih menyukai substsansi yang manis.


Sentuhan


Bayi Anda sering dibelai, diayun, diusap digoyang atau dinaik- turunkan dengan lembut. Bayi juga gemar dan merapat ketubuh Anda sewaktu digendong. Ia juga menyukai kenyamanan dan kehangatan-tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.


Refleks


Bayi Anda banyak dilahirkan dengan refleks normal. Saat ia semakin dewasa, banyak dari refleks atau reaksi awal ini yang akan hilang. Ketika pemeriksaan bayi baru lahir, seorang perawat atau dokter akan memeriksa refleks-refleks ini, yang merupakan tanda dari kesehatan neurologi yang baik. Baik sedang tidur maupun bangun, bayi Anda akan menguap, mengernyit, cegukan, meregang dan menangis tanpa sebab yang jelas. Banyak dari perilaku ini yang bersifat reflektif; ia tidak dapat mengendalikan sebagian besar garakannya. Cegukan umum pada bayi baru lahir ini dapat terjadi setelah ia menyusu. Cegukan biasanya lebih membuat risau orang tua dari pada bayinya sendiri. Cegukan akan hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan. refleks lainnya bersifat proteksi. Batuk membantu mengeluarkan lendir atau cairan dari saluran udaranya serta meredakan iritasi. Seorang bayi baru lahir akan bersin jika ia perlu membersihkan hidungnya, bila hidungnya teriritasi, atau jika ada cahaya terang yang mengenai matanya. Ia akan mengedipkan matanya jika bulu matanya disentuh dan akan menarik diri dari rangsang yang menyakitkan seperti saat tumitnya ditusuk jarum untuk mengambil sampel darah. Jika bayi terbaring telungkup, ia akan mengangkat kepalanya dan memutar kesamping untuk menghindari penyumbatan. Jika Anda menaruh sesuatu diatas hidung atau mulutnya, ia akan berkelit menghindari, menggigit dengan kuat, atau berusaha memukulnya denga tangan. Seorang bayi baru lahir bukanlah mahluk yang tidak berdaya. Beberapa refleks mempunyai nama khusus:


Refleks moro atau ‘terkejut”


Terjadi jika bayi Anda kaget atau takut terhadap suatu bunyi, cahaya terang atau gerakan yang cepat. Bayi lebih mudah terkejut jika ia berbaring terlentang. Ia akan tiba-tiba lengan dan kakinya serta meluruskan tubuh.


Refleks menggenggam


Terjadi jika Anda meletakan jari-jari Anda ditelapak tangannya; ia akan memberi respons dengan menggenggam jari anda dengan kencang.


Refleks berjalan otomatis atau naik


Terjadi jika bayi merasa ada tekanan pada bagian bawah kakinya. Jika Anda menopangnya berdiri dengan kaki menapak dilantai, ia akan menggerakan kakinya seolah-olah ia berjalan.


Bayi Anda lahir dengan refleks menelan dan mengisap yang sudah berkembang dengan baik; refleks bertahan hidup ini memungkinkan bayi makan dan hidup. Ia akan bersemangat menyedot payudara atau puting dot dan menelan susu. Jika ia butuh menentramkan diri, ia akan mengulum payudara Anda atau mengulum jari-jarinya atau jari-jari Anda. Refleks rooting akan terlihat sangat nyata ketika ia merasa lapar. Belailah pipinya dengan jari Anda, ia akan memutar kepalanya dengan sentuhan tersebut dengan mulut terbuka dan mencari-cari. Gelitik bibirnya dan ia akan membuka mulutnya lebar-lebar. Refleks meskipun jumlahnya sedikit, dimiliki oleh bayi Anda untuk membantunya menyesuaikan diri dan bertahan hidup diluar rahim.


Selasa, 21 Desember 2010

Wishing Dream is Forever True


Dimulai dari suatu pagi yang cerah tanggal 18 Januari 1984, pak Eddy Yus Syafril sama buk Ratna Juita ngucapin janji setia sampai akhir hayat (married) setelah bertaun taun pacaran . hhaaa . kata mereka sih, itu first love mereka. Wow! 2 taun setelah mengarungi biduk rumah tangga (sahh , bahasanya!)



Senin , 05 Mei 1986 , Bengkalis , 02.30 WIB<<



lahirlah aku : ERMA YUNITA Nama yang Pasaran Apa lg Di FaceBook bnyk bgt nm itu uuuh… tapi aq hargai banget, secara pemberian papa tersayangs .! Pas masi batita ( Eh Balita) oma bilang pertumbuhan aku gak normal. Oma udah pasrah kalo cucu perempuan satu satunya AUTIS ! hahaha Ternyata gedenya lebay+narsis+Cerewet+manja+Pitoy+cakep+ Manis (jangan ada yang protes!)





6 tahun kmudian >> Tgl 13 Desember 1992 Lahir lah adek laki2 ku



Lahir sebagai anak Kedua n Laki laki satu satu nya harapan orang tua. Tapi daripada ngebanggain lebih sering ngecewain ! hahaha iya…. Bandel nya Allahuakbar… baru juga 2 bln sekolah udh bikin ulah n skrang terpaksa ngulang kelas satu lagi ( baek kan adek gw ) hekhekhek…





Ingt bagt waktu TK hahah… Cuma ampe nol Kecil



Gara2 aq gigit tmn skls ku ampe berdarah (dia main ayunan gak ngajk2 aq ( egois bgt aq ya) akhirnya masuk SD 020 Kab. Bengkalis Hari pertama di SD super gak nyenengin secara gak ada play park kyk di TK. Hahaaaa Kelas pertama di SD bareng bareng sama Lia, sarah, dona sampe lulus SD Banyak banget yang uda loose contact . Selama 3 taun yang paling dekat sama aq Siska trus cowo yang paling sering dikecengin sama anakanak cewe Dio sama Farel,. (dasar gatel anak SD! gmana ntar gedenya! hahaha) Kelas 4 SD mulai ganti suasana secara yang sekelas udah pada ganti . Waktu kelas 4 SD kenal sama yang namanya Kurniawan , langsung suka pada pandangan pertama (dasar gatel nii bocaah !) nama ny juga anak2 hmmm…





Duhh… masa kecIl yg sangat bahagia…….



Kira2 bisa ga nya aq kyk gitu lagi??? (….. anak gw kali ya)



Slsi SD, SMP, SMK & Ampe kuliah…… 


di kuliah lah aq ktemu cow yg nyebelin sedunia yg akhir nya jadi suami aq hahahahha……… ( mmpus deh ) :)) saling mengenal slma 4 tahun pernah putus dan sama2 mnjalin hubngan dengan org lain ternyta mmbuat aq dan suami ku sadar… bt DIA aq lah yg terbaik bgtu juga sebaliknya… dan saat saat sedih itu aq cuma percya satu hal yang lahir dari HATI kn Kembali ke Hati 🙂


 


Tgl 20 April 2006 kami dipertemukan,,,


n sekrg tgl 20 Oktober 2010 ( 2010 2010 ) kami dipersatukan sbg sepasang suami istri yg siap mnjalni hari2 berdua selama nya 🙂


Makasih ya Allah atas rahmad n karunia mu,, skrg rumah ini udah siap menerima titipan dari mu Ya Allah ……..


 



Minggu, 19 Desember 2010

Memahami Isyarat-Isyarat Bayi

 Kini saatnya anda memfokuskan untuk perawatan bayi Memahami Isyarat-Isyarat BayiBayi mungil anda telah lahir ke dunia. Kini saatnya anda memfokuskan untuk perawatan bayi, agar dia dapat tumbuh dengan sehat dan tentunya kelak menjadi seorang anak yang diharapkan. Untuk mendapatkan pertumbuhan bayi yang sehat tentulah banyak faktor yang mempengaruhi, mulai dari nutrisi ibu menyusui, faktor genetik, faktor lingkungan dan hal lainya. Selain itu, ada faktor yang tak kalah penting dalam menciptakan pertumbuhan anak yang sehat yaitu kasih sayang orang tua. Pencurahan bentuk kasih sayang orang tua ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memahami apa yang bayi isyaratkan, rasakan dan inginkan. Namun bagaimana hal ini bisa kita ketahui, sedangkan si buah hati masih belum bisa bicara. Caranya adalah dengan memahami isyrat-isyarat yang dikeluarkan oleh bayi itu sendiri.

Sejak lahir, bayi Anda sudah mempunyai kemampuan untuk memberi tahu Anda apa yang ia inginkan, sukai, dan tidak disukai. Upaya yang dilakukannya untuk berkomunikasi dengan Anda disebut isyarat bayi. Dengan demikian dekatnya Anda terhadap si bayi, Anda akan mampu menerjemahkan arti dari isyarat tersebut dengan mudah. Meskipun bayi baru lahir belum dapat tersenyum dan berbicara, ia mempunyai cara lain untuk berkomunikasi dengan Anda. Tentu saja, kerewelan dan tangisan adalah cara bayi memberi tahu Anda bahwa ia lapar, kesepian atau tidak nyaman. Gelisah, sering bangun, atau mengisap tangan adalah cara bayi memberi tahu Anda bahwa ia lapar. Menangis ialah isyarat lapar yang lebih lanjut. Menunggu sampai bayi menangis lalu memberinya makan akan membuat proses menyusui menjadi lebih sulit. Kelopak mata yang sulit dibuka (“berat”) menunjukan bahwa ia mengantuk. Akan tetapi, jika bayi Anda tenang, bangun dan terdiam ia menggunakan semua cara yang tersamar untuk mendapat dan mempertahankan perhatian anda. Semakin Anda mengenali isyarat-isyarat ini, semakin Anda terkesan oleh banyaknya hal yang dapat disampaikan bayi kepada Anda.


Bayi Anda menggunakan matanya untuk menarik perhatian Anda dan membuat Anda memandang serta berbicara dengannya. Matanya akan bersinar dan terbuka lebar dan ia akan memandang Anda dengan intens. Ia akan menjelajahi wajah Anda, yang menurutnya sangat menarik. Jika Anda mengabaikan isyarat ini atau membuang muka, ia akan menggunakan suara atau menggerakan tangannya untuk mendapat perhatian Anda. Akan tetapi, jika Anda membalas pandangannya ini, sebuah dialog pasif akan dimulai. Ia mungkin akan memotong dialog tersebut dengan membalikan atau memalingkan wajahnya saat ia merasa butuh istirahat dan waktu untuk memproses apa yang dilihatnya. Sesudah istirahat singkat, ia aka kembali memandang wajah Anda. Dengan membalas pandangannya sewaktu ia ingin menjelajahi wajah Anda dan dengan memberinya kesempatan untuk berpaling dan beristirahat tanpa memaksa ia untuk memandang Anda, anda menunjukan kepekaan terhadap kebutuhannya. Bayi Anda sesungguhnya mampu menarik Anda untuk berinteraksi. Ia dapat membuka matanya lebar-lebar, memandang dan meneliti wajah Anda. Langsung sesudah melahirkan bayi langsung dapat meniru beberapa ekspresi Anda. Gerakan mulut Anda berbentuk hurup “O”, jika bayi berada dalam keadaan bangun, tetapi tenang dan ia dapat melihat dengan jelas, ia juga akan membuka mulutnya dan membentuk hurup “O”. Jika Anda menjulurkan lidah keluar, ia akan meniru Anda. Saat ia sudah lebih besar (6 minggu atau lebih), ia akan dapat tersenyum kepada Anda dan membalas senyuman Anda dengan senyuman dan celoteh. Bayi mempunyai kemampuan yang mengagumkan untuk membuat orang tuanya jatuh cinta terhadap dirinya dengan cara menggunakan ekspresi wajah dan berinteraksi.


Bayi anda adalah orang yang paling baik mengajaarkan kepada Anda apa yang membuatnya tenang dan apa yang merangsang atau mengagitasinya. Jika upaya Anda menenangkannya berhasil, kerewelan akan berkurang, relaks dan akan mendekatkan tubuhnya kepada Anda sewaktu Anda menggendongnya. Jika upaya Anda menggoyang-goyang,menyusui, atau membuatnya bersendawa mengagetkannya, ia akan menjadi lebih aktif, rewel dan tubuhnya menjadi kaku. Menghadapi tangisan bayi adalah sebuah tantangan bagi orang tua, tetapi pada saatnya Anda akan menemukan apa yang dapat menenangkan bayi Anda.


Kursus menjadi orang tua dapat membantu Anda belajar mengenai isyarat dan bakat bayi Anda, seperti yang dilakukan dokter anak atau perawat, pengajar kursus kehamilan, atau orang tua yang sudah berpengalaman. Mencari rujukan dari berbagai buku, internet, dan informasi lainnya untuk dijadikan sebagai sumber informasi yang sangat baik tentang bayi baru lahir. Manfaatkan sumber ini dan sumber lainnya, mereka dapat membantu Anda menikmati dan memahami bayi dengan lebih baik.


Sabtu, 18 Desember 2010

Jenis-Jenis Persalinan

 ibu hamil tentulah menginginkan persalinan dilakukan dengan cara normal Jenis-Jenis PersalinanMenjelang masa persalinan, ibu hamil tentulah menginginkan persalinan dilakukan dengan cara normal. Karena persalinan normal merupakan cara terbaik untuk melahirkan si buah hati ke dunia, dimana resiko dan efek yang dihasilkan sangat minim bahkan mungkin tidak ada. Namun meskipun demikian, jika persalinan tidak berjalan sesuai yang diharapkan, maka petugas medis akan melakukan beberapa tindakan dengan menggunakan peralatan guna mendukung kelancaran proses persalinan. Berikut jenis-jenis persalinan yang biasa dilakukan yang perlu diketahui oleh para ibu hamil dan tindakan seperti apa saja yang dilakukan dari tiap-tiap jenis persalinan tersebut. (Artikel lainnya: Persiapan persalinan)


Persalinan Normal


Melahirkan normal adalah bayi lahir melalui vagina dengan letak belakang kepala/ubun-ubun kecil, tanpa memakai alat bantu, serta tidak melukai ibu maupun bayi (kecuali episiotomi). Proses persalinan normal biasanya berlangsung dalam waktu kurang dari 24 jam. (Artikel terkait: Proses melahirkan)


Terjadinya persalinan membutuhkan tiga faktor penting, yaitu kekuatan ibu saat mengejan, keadaan jalan lahir, dan keadaan janin. Ketiganya harus dalam keadaan baik, sehingga bayi dapat dilahirkan. Dengan adanya kekuatan mengejan ibu, janin dapat didorong kebawah, dan masuk kerongga panggul. Saat kepala janin memasuki ruang panggul,posisi kepala sedikit menekuk sehingga dagu dekat dengan dada janin. Posisi ini akan memudahkan kepala janin lolos melalui jalan lahir, yang diikuti dengan beberapa gerakan selanjutnya. setelah kepala keluar, bagian tubuh janin yang lain akan mengikuti, mulai dari bahu, badan, dan kedua kaki. (Baca juga Memilih Nama bayi perempuan dan nama bali laki-laki)


Persalinan Dibantu Alat


Jika pada fase kedua/ kala dua persalinan tidak maju dan janin tidak juga lahir, sedangkan Anda sudah kehabisan tenaga untuk mengejan, maka dokter akan melakukan persalinan berbantu, yaitu persalinan dengan menggunakan alat bantu yang disebut forsep atau vakum. Jika tidak berhasil maka akan dilakukan operasi caesar.


Persalinan dibantu Vakum (Ekstrasi Vakum)


Disebut juga ekstrasi vakum. Vakum adalah seatu alat yang menggunakan cup ppenghisap yang dapat menarik bayi keluar dengan lembut.


Cara kerjanya sangat sederhana, yaitu vakum diletakan diatas kepala bayi, kemudian ada selang yang menghubungkan mangkuk ke mesin yang bekerja dengan listrik atau pompa. Alat ini berpungsi membantu menarik kepala bayi ketika Anda mengejan. Jadi tarikan dilakukan saat Anda mengejan, dan saat mulut rahim sudah terbuka penuh (FASE KEDUA) dan kepala bayi sudah berada dibagian bawah panggul.


Persalinan dengan vakum dilakukan bila ada indikasi membahayakan kesehatan serta nyawa ibu atau anak, maupun keduanya. Jika proses persalinan cukup lama sehingga ibu sudah kehilangan banyak tenaga, maka dokter akan melakukan tindakan segera untuk mengeluarkan bayi, misalnya dengan vakum. Keadaan lain pada ibu, yaitu adanya hipertensi (preeklamsia) juga merupakan alasan dipilihnya vakum sebagai alat bantu persalinan. Daam keadaan demikian, Anda tidak boleh mengejan terlalu kuat karena mengejan dapat mempertinggi tekanan darah dan membahayakan jiiwa Anda. Vakum juga dikerjakan apabila terjadi gawat janin yang ditandai dengan denyut jantung janin lebih dari 160 kali permenit atau melambat mencapai 80 kali permenit yang menandakan bahwa bayi telah mengalami kekurangan oksigen (HIPOKSIA).


Proses persalinannya sendiri menghabiskan waktu lebih dari 10 menit. Namun, dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk menjalani seluruh prosedur.


EFEK SAMPING


Selain sesuai dengan keadaan diatas, vakum baru boleh dikerjakan bila sarat-saratnya terpenuhi. Sarat tersebut yaitu panggul ibu tidak sempit, artinya dapat dilewati oleh janin, janin tidak terlalu besar, pembukaan sudah lengkap, dan kepala janin sudah memasuki dasar panggul ibu. Jika sarat tersebut tidak terpenuhi, misalnya janin terlalu besar dan kepala janin masih terletak tinggi didalam panggul, maka operasi seksio caesaria adalah pilihannya.


Efek samping dari persalinan dengan dibantu vakum ini adalah terjadi perlukaan yang lebih luas pada jalan lahir, juga pendarahan dijalan lahir. Sedangkan pada bayi, resiko vakum secara umum adalah terjadinya luka atau lecet dikulit kepala. Inipun dapat diobati dengan obat anti septik. Kondisi ini biasanya akan hilang sendiri setelah bayi usia seminggu. Resiko yang lebih berat adalah terjadinya pendarahan diantara tulang-tulang kepala (cephal hematome), juga terjadi pendarahan dalam otak.


Persalinan Dibantu forsep (ekstrasi forsep)


Forsep merupakan alat bantu persalinan yang terbuat dari logam menyerupai sendok. Berbeda dengan vakum, persalinan yang dibantu forsep bisa dilakukan meski Anda tidak mengejan, misalnya saat terjadi keracunan kehamilan, asma, atau penyakit jantung. Persalinan dengan forsef relatip lebih beresiko dan lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan vakum. Namun kadang terpaksa dilakukan juga apabila kondisi ibu dan anak sangat tidak baik.


Dokter akan meletakan forsep diantara kepala bayi dan memastikan itu terkunci dengan benar, artinya kepala bayi dicengkram dengan kuat dengan forsep. Kemudian forsep akan ditarik keluar sedangkan ibu tidak perlu mengejan terlalu kuat. Persalinan forsep biasanya membutuhkan episiotomi.


Forsep digunakan pada ibu pada keadaan sangat lemah, tidak ada tenaga, atau ibu dengan penyakit hipertensi yang tidak boleh mengejan, forsep dapat menjadi pilihan. Demikian pula jika terjadi gawat janin ketika janin kekurangan oksigen dan harus segera dikeluarkan. Apabila persalinan yang dibantu forsep telah dilakukan dan tetap tidak bisa mengeluarkan bayi, maka operasi caesar harus segera dilakukan.


Pada bayi dapat terjadi kerusakan saraf ketujuh (nervus fasialis), luka pada wajah dan kepala, serta patah tulang wajah dan tengkorak. Jika hal itu terjadi, bayi harus diawasi dengan ketat selama beberapa hari. Tergantung derajat keparahannya, luka tersebut akan sembuh sendiri. Sedangkan pada ibu, dapat terjadi luka pada jalan lahir atau robeknya rahim (ruptur uteri).


Persalinan Dengan Operasi Caesar


Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai persalinan dengan operasi caesar, anda bisa membaca artikel di bawah ini:


Persalinan Dengan Operasi Caesar


Persalinan Di Dalam Air


Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai persalinan di dalam air, anda bisa membaca artikel di bawah ini:


Persalinan Di Dalam Air


Persalinan Dengan Operasi Caesar

Tindakan operasi caesar ini hanya dilakukan jika terjadi kemacetan pada persalinan normal  Persalinan Dengan Operasi CaesarTindakan operasi caesar ini hanya dilakukan jika terjadi kemacetan pada persalinan normal atau jika ada masalah pada proses persalinan yang dapat mengancam nyawa ibu dan janin. Keadaan yang memerlukan operasi caesar, misalnya gawat janin, jalan lahir tertutup plasenta (plasenta previa totalis), persalinan meacet, ibu mengalami hipertensi (preeklamsia), bayi dalam posisi sungsang atau melintang, serta terjadi pendarahan sebelum proses persalinan.


Pada beberapa keadaan, tindakan operasi caesar ini bisa direncanakan atau diputuskan jauh-jauh hari sebelumnya. Operasi ini disebut operasi caesar elektif. Kondisi ini dilakukan apabila dokter menemukan ada masalah kesehatan pada ibu atau ibu menderita suatu penyakit, sehingga tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal. Misalnya ibu menderita diabetes, HIV/AIDS, atau penyakit jantung, caesar bisa dilakukan secara elektif atau darurat (emergency). Elektif maksudnya operasi dilakukan dengan perencanaan yang matang jauh hari sebelum waktu persalinan. Sedangkan emergency berarti caesar dilakukan ketika proses persalinan sedang berlangsung, namun karena suatu keadaan kegawatan maka operasi caesar harus segera dilakukan. (Artikel terkait: Persiapan persalinan)


Operasi Caesar Terencana (elektif)


Pada operasi caesar terencana (elektif), operasi caesar telah direncanakan jauh hari sebelum jadwal melahirkan dengan mempertimbangkan keselamatan ibu maupun janin. Beberapa keadaan yang menjadi pertimbangan untuk melakukan operasi caesar secara elektif, antara lain :


1. Janin dengan presentasi bokong : Dilakukan operasi caesar pada janin presentasi bokong pada kehamilan pertama, kecurigaan janin cukp besar sehingga dapat terjadi kemacetan persalinan (FETO PELPIC DISPROPORTION), janin dengan kepala menengadah (DEFLEKSI), janin dengan lilitan tali pusat, atau janin dengan presentasi kaki.


2. Kehamilan kembar : Pada kehamilan kembar dilihat presentasi terbawah janin apakah kepala, bokong, atau melintang. Masih mungkin dilakukan persalinan pervaginam jika persentasi kedua janin adalah kepala-kepala. Namun, dipikirkan untuk melakukan caesar pada kasus janin pertama/terbawah selain presentasi kepala. pada USG juga dilihat apakah masing-masing janin memiliki kantong ketuban sendiri-sendiri yang terpisah, atau keduanya hanya memiliki satu kantong ketuban. Pada kasus kehamilan kembar dengan janin hanya memiliki satu kantong ketuban, resiko untuk saling mengait/menyangkut satu sama lain terjadi lebih tinggi, sehingga perlu dilakukan caesar terencana.Pada kehamilan ganda dengan jumlah janin lebih dari dua (misal 3 atau lebih), disarankan untuk melakukan operasi caesar terencana.


3. Plasenta previa : artinya plasenta terletak dibawah dan menutupi mulut rahim. Karena sebelum lahir janin mendapat suplai makanan dan oksigen, maka tidak mungkin plasenta sebagai media penyuplai lahir/ lepas terlebih dulu dari janin karena dapat mengakibatkan kematian janin. Plasenta terdiri dari banyak pembuluh darah, lokasi plasenta yang menutupi jalan lahir, sangat rawan dengan terjadinya pendarahan. Apabila terjadi kontraksi pada rahim, maka sebagian plasenta yang kaya pembuluh darah ini akan terlepas dan menimbulkan pendarahan hebat yang dapat mengancam nyawa janin dan ibu.


4. Kondisi medis ibu : preeklamsia, kencing manis (diabetes militus), herpes, penderita HIV/AIDS, penyakit jantung, penyakit paru kronik, atau tumor rahim (mioma) yang ukurannya besaratau menutupi jalan lahir, kista yang menghalangi turunnya janin, serta berbagai keadaan lain merupakan hal-hal yang menyebabkan operasi caesar lebih diutamakan.


5. Masalah pada janin : Misanya pada janin dengan oligohidramnion (cairan ketuban sedikit) atau janin dengan gangguan perkembangan.


(Baca juga Memilih Nama bayi perempuan dan nama bali laki-laki)


Opereasi Caesar Darurat (Emergency)


Yang dimaksud operasi caesar darurat adalah jika operasi dilakukan ketika proses persalinan telah berlangsung. Hal ini terpaksa dilakukan karena ada masalah pada ibu maupun janin. Beberapa keadaan yang memaksa terjadinya operasi caesar darurat, antara lain :


Persalinan macet


Keadaan ini dapat terjadi pada fase pertama (fase lilatasi) atau fase kedua (ketika Anda mengejan). Jika persalinan macet pada fase pertama, dokter akan memberi obat yang disebut oksitosin untuk menguatkan kontraksi otot-otot rahim. Dengan demikian mulut rahim dapat membuka. Ada teknik lain, yaitu memecahkan selaput ketuban atau memberikan cairaan infus intrafena jika Anda kekurangan cairan /dehidrasi. Jika cara-cara itu tidak berhasil, maka operasi caesar akan dilakukan.


Jika persalinan macet pada fase kedua, dokter harus segera memutuskan apakah persalinan dibantu dengan vakum atau forsep atau perlu segera dilakukan operasi caesar. Hal yang menjadi   pertimbangan untuk melanjutkan persalinan pervaginam dengan alat (berbantu) atau operasi caesar, tergantung pada penurunan kepala janin didasar tanggul, keadaan tanggul ibu, dan ada tidaknya kegawatan pada janin.


Persalinan macet merupakan penyebab tersering operasi caesar. Beberapa alasan yang dijadikan pertimbangan ialah kontraksi tidak lagi efektif, janin terlalu besar semantara jalan lahir ibu sempit, dan posisi kepala janin yang tadak memungkinkan dilakukan penarikan dengan vakum maupun forsep.


Stres pada janin


Ketika janin stres, dia akan kekurangan oksigen. Pada pemeriksaan klinik tanpak bahwa denyut jantung janin menurun. Secara normal, selama terjadi kontraksi denyut jantung      janin menurun sedikit, namun akan kembali ke prekwensi asalnya, jika :


– Prolaps tali pusat: jika tali pusat keluar melalui mulut rahim, dia bisa terjepit, sehingga suplai darah dan oksigen kejanin berkurang. Keadaan ini berbahaya jika janin dilahirkan secara normal lewat vagina, sehingga memerlukan tindakan operasi caesar segara.


– Perdarahan : Jika Anda mengalami perdarahan yang banyak akibat plasenta terlepas dari rahim, atau karena alasan lain, maka harus dilakukan operasi caesar.


– Stres janin berat : Jika denyut jantung janin menurun sampai 70x per menit, maka harus segera dilakukan operasi caesar. Normalnya denyut jantung janin adalah 120/160x per menit.


Teknik Pembiusan


Sebelumnya, Anda akan dibius oleh dokter ahli anestesi agar tidak merasakan nyeri. Cara pembiusan ada dua macam, yaitu secara regional atau bius umum.


Pertama, pembiusan secara regional dilakukan pada daerah tulang belakang. Cara ini disebut anestesi spinal. Anda masih sadar namun bagian perut hingga kaki tidak dapat merasakan apapun. Kemudian, sayatan pada bagian perut pun dimulai. Pertama adalah menyayat dinding perut bagian bawah sepanjang kurang lebih 20 cm. Dilanjutkan dengan menyayat dinding rahim sampai bayi tampak. Bayi pun dikeluarkan perlahan dilanjutkan dengan plasenta dan tali pusat. Jika tidak ada komplikasi,semua proses ini memerlukan waktu kurang lebih 20/30 menit. Anda segera pulih pasca operasi.


Kedua, pembiusan secara umum, pada keadaan ini Anda tidak sadar. Pembiusan dilakukan dengan cara memasang alat bantu napas yang disebut intubasi. Selama pembiusan, sistim pernapasan Anda dibantu dan dimonitor dengan alat. Pembiusan secara umum dilakukan jika kondisi Anda tidak memungkinkan untuk dilakukan bius regional/spinal.


Cara Operasi Caesar Dilakukan


Paling sering dibuat sayatan horizontal (mendatar) pada kulit diperut bagian bawah, kadang dilakukan sayatan vertikal, tergantung situasi dan penyulit saat operasi dilakukan, biasanya otot perut tidak perlu dipotong. Selanjutnya dilakukan insisi/sayatan pada rahim, cairan amnion diisap, dan bayi ditarik keluar dengan hati-hati. Biasanya oprasi ini dilakukan oleh dua orang dokter, seorang dokter ahli obstetri dan seorang dokter asisten. Ketika bayi keluar, tali pusat dijepit dan dipotong, lalu plasenta dikeluarkan, dan rahim diperiksa secara menyeluruh. Jika tidak ada riwayat operasi caesar yang menyebabkan perletakan pada rahim atau pengangkatan tumor dirahim sebelumnya, maka sampai pada tindakan ini diperlukan sekitar waktu 15 menit. setelah bayi lahir, plasenta dikeluarkan. Setelah bayi dan plasenta lahir, dokter akan menjahit jaringan yang dipotong tadi. Diperlukan waktu sekitar 30 menit, total tindakan memakan waktu sekitar 60 menit. Jika Anda pernah dioperasi caesar sebelumnya waktu yang dibutuhkan lebih lama, tergantung situasi dan dokter yang menangani Anda. Pada persalinan kembar, butuh waktu 5 menit setiap kali mengeluarkan bayi.


Proses Penyembuhan


Pada hari pertama setelah melahirkan, jika diperlukan, Anda diberikan obat dalam dosis rendah. Beberapa dokter akan membolehkan Anda mulai makan padat dalam 24 jam pertama. Adapula yang menunggu sampai Anda buang angin (kentut) yang menandakan bahwa usus sudah berfungsi normal.


Pada hari kedua, Anda akan merasa tidak nyaman pada perut. Hal ini terjadi karena organ pencernaan kembali beraktipitas secara normal setelah mendapat obat penghilang rasa sakit yang menghentikan aktipitasnya.


Kesembuhan masing-masing ibu berbeda tergantung dari daya tahan dan efek obat bius yang digunakan. Jika selama pemantauan kondisi Anda stabil, maka dokter akan mengijinkan Anda pulang. Jangan lupa kontrol kembali kedokter, kira-kira setelah dua minggu.


video


Untuk lebih jelasnya mengenai pelaksanaan operasi caesar ini, anda bisa melihat video di bawah ini, namun mohon dibutuhkan kebijaksanaan pengunjung dalam melihat video ini. Video mengandung eksplisit content : blood exposure.


Video Persalinan Caesar


Hasil Live Draw Cambodia Tercepat

 Togel Cambodia - hasil pengeluaran togel cambodia tercepat,togel live draw cambodia,hasil pengeluaran cambodia.